ONCOPROBE – HBsAg

ONCOPROBE HBsAg (Hepatitis B Surface Antigen) adalah alat uji cepat (rapid test) kualitatif imunokromatografi yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan antigen permukaan virus Hepatitis B (HBV) di dalam darah pasien.
Berbeda dengan varian HBsAb yang mendeteksi zat kekebalan (antibodi), alat HBsAg ini berfungsi utama untuk mendeteksi komponen fisik dari virus itu sendiri, menandakan adanya infeksi aktif (akut maupun kronis).
Fungsi Utama ONCOPROBE HBsAg
  • Deteksi Dini & Diagnosis Infeksi Aktif: Mengidentifikasi keberadaan virus Hepatitis B di dalam tubuh secara cepat, bahkan sebelum gejala klinis muncul pada pasien.
  • Skrining Ibu Hamil: Instrumen penting untuk mencegah penularan Hepatitis B dari ibu ke janin selama masa kehamilan (maternal transmission).
  • Uji Tapis Donor Darah (Skrining Transfusi): Memastikan kantung darah dari pendonor bebas dari kontaminasi virus Hepatitis B sebelum disalurkan ke pasien yang membutuhkan.
  • Persyaratan MCU Komprehensif: Digunakan oleh klinik atau rumah sakit dalam program Medical Check-Up (MCU) calon karyawan, pelajar, maupun persyaratan pranikah.

Spesifikasi Teknis Produk
Detail spesifikasi teknis alat uji komersial ONCOPROBE HBsAg:

Fitur Spesifikasi Detail Teknis
Metode Pengujian Lateral Flow Chromatographic Immunoassay.
Prinsip Deteksi Menggunakan antibodi monoklonal spesifik anti-HBs yang dilapisi pada membran kit untuk menangkap antigen virus dalam sampel.
Jenis Sampel Darah utuh (Whole Blood), Serum, atau Plasma.
Format Alat Kaset / Kartu (Test Card / Device).
Waktu Respons Hasil yang kualitatif dapat diamati dalam 15 sampai 20 menit.
Tingkat Akurasi Sangat akurat, efisien, dengan sensitivitas klinis yang tinggi.
Legalitas Hukum Telah terdaftar secara legal dan memiliki Nomor Izin Edar resmi dari Kemenkes RI.
Isi Kemasan Kit Umumnya dijual dalam boks berisi 25 kaset atau 50 kaset uji (termasuk pipet tetes & buffer penyangga).
Interpretasi Hasil Pembacaan Kaset
Prosedur uji dilakukan dengan meneteskan sampel ke lubang (S) diikuti cairan buffer. Hasil dibaca melalui indikator garis warna:
  • Reaktif (Positif): Muncul dua garis merah pada area Kontrol (C) dan area Test (T). Berarti pasien terindikasi sedang terinfeksi virus Hepatitis B dan berpotensi menularkannya.
  • Non-Reaktif (Negatif): Hanya muncul satu garis merah di area Kontrol (C). Berarti antigen virus tidak terdeteksi (tidak ada infeksi aktif saat ini).
  • Invalid: Tidak ada garis merah di area Kontrol (C). Tes dinyatakan gagal karena kesalahan prosedur atau kerusakan kit, dan pengujian harus diulang memakai kaset yang baru.
Keranjang Belanja